Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Oktober. Hari ini, Kamis, 10 Oktober 2019 merupakan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang ke 27.

Ayo dukung Puskesmas Oebobo dalam Lomba VLOG Kampanye Kesehatan Jiwa untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ke 27 Tahun 2019 Tingkat Kota Kupang.

Caranya :
Nonton VLOG di bawah ini, like dan share di sosial media Anda, bagikan kepada Bapa, Mama, Basudara semua, sehingga semakin banyak orang yang mengerti pentingnya kesehatan jiwa.

Apabila Anda mengalami kendala dalam memberikan Like pada vidio, kemungkinan anda belum Login ke akun google Anda, pastikan Anda memiliki akun google terlebih dahulu kemudian Login dan Like Videonya.

"Salam Sehat Jiwa, Cegah Bunuh Diri"

Dipublikasi pada : Warta

Kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Gangguan Jiwa merupakan program dari Bidang Kesga (Kesehatan Keluarga) Dinas Kesehatan Kota Kupang bekerja sama dengan RSIA Dedari untuk mendatangkan dokter spesialis Kesehatan Jiwa ke Puskesmas.

Kegiatan ditujukan bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman serta perhatian terhadap kondisi psikologis sehingga bisa menghindari dan menanggulangi akan terjadinya gangguan jiwa (mental), baik dari diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan UPT Puskesmas Oebobo pada hari Senin, 20 Mei 2019 Pukul 12.00 hingga selesai.

Dr. D. A. P. Shinta Widari, SpKJ. MRS mengungkapkan bahwa berdasarkan ilmu kejiwaan, terdapat tiga faktor penyebab gangguan jiwa. Pertama, faktor biologi yang melibatkan genetik dan aspek keturunan. Kedua, adanya masalah yang terjadi pada neurotransmitter seseorang.

Ini sudah bawaan dari lahir dan mewarisi penyakit akibat faktor genetik. Sehingga membuatnya lebih mudah terpapar depresi sampai akhirnya mengalami gangguan jiwa berat. Contoh kasus, mereka yang mengalami kepribadian imatur (tidak matang).

Ketiga, masalah lingkungan, bagaimana pasien tersebut mengalami tekanan luar biasa baik dari lingkungan keluarga, pekerjaan, atau sosial. Seluruh faktor tersebut berhubungan dan menyebabkan stres yang dapat terakumulasi menjadi sebuah gangguan jiwa baik bersifat neurotik atau psikotik.

Ada beragam keluhan yang dirasakan pasien gangguan jiwa, di antaranya susah tidur, kadang sedih, tidak mau makan, ketakutan, putus asa, sampai hal yang ekstrem dengan melakukan percobaan bunuh diri. Jadi, apa bila anda mengalami hal demikian, segera periksakan diri anda ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dipublikasi pada : Warta