Reni Tangmau

Reni Tangmau

Staf Administrasi pada UPT Puskesmas Oebobo

Website URL: http://puskesmasoebobo@yahoo.com   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Bersama Kita Berantas Malaria

Senin, 14 Januari 2019 03:59

Apa Itu Penyakit Malaria

Penyakit malaria adalah penyakit menular, disebabkan oleh parasit (plasmodium) yang ditularkan oleh nyamuk malaria (anopheles). Penyakit malaria dapat menyerang semua orang baik laki-laki maupun perempuan, pada semua golongan umur, dari bayi sampai orang dewasa.

Di Indonesia terdapat 424 kebupaten endemis malaria dari 522 kabupaten yang ada. Diperkirakan 45% penduduk Indonesia berisiko tertular malaria. Sekitar 15 juta kasus malaria dengan 38.000 kematian setiap tahunnya (SKTR 2001). Kematian karena malaria mempengaruhi tingginya kematan bayi, anak balita dan ibu hamil dan dapat menurunkan produktivitas Sumber Daya Manusia. Tahun 2007 terdapat 1.700.000 kasus klinis dengan 700 kematian.

 

Bagaimana Penularan Malaria

Penyakit malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria (anopheles). Bila nyamuk anopheles menggigit orang yang sakit malaria, maka parasit akan ikut terhisap bersama darah penderita. Dalam tubuh nyamuk, parasit tersebut berkembang biak. Sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat, maka parasit akan ditularkan kepada orang sehat tersebut. Di dalam tubuh nyamuk, parasit tersebut berkembang biak, menyerang sel-sel darah merah. Dalam waktu kurang lebih 12 hari, orang tersebut akan sakit malaria.

 

Apa Gejala Malaria

Gejala malaria ringan

  • Demam menggigil secara berkala dan biasanya disertai sakit kepala
  • Pucat karena kurang darah
  • Kadang-kadang dimulai dengan badan terasa lmaha, mual/muntah, tidak nafsu makan
  • Gejala spesifik daerah, misalnya pada anak-anak disertai diare

Gejala malaria berat

  • Kejang-kejang
  • Kehilangan kesadaran (mengigau, bicara salah, tidur terus, diam saja, tingkah laku berbah)
  • Kuning pada mata
  • Panas tinggi
  • Kencing warna teh tua
  • Nafas cepat
  • Muntah terus
  • Pingsan sampai koma             

 

Apa Akibat Penyakit Malaria

Penderita mengalami kekurangan darah (anemia) karena sel darah merah hancur dirusak oleh parasit dan berakibat :

  • Daya tahan tubuh menurun hingga mudah terkena infeksi penyakit lain
  • Daya kerja kurang
  • Pertumbuhan otak pada anak-anak terhambat terutama pada masa dalam kandungan sampai usia balita.
  • Anak sekolah sering tidak masuk dan sulit menangkap pelajaran.

Pada ibu hamil dapat menyebabkan :

  • Bayi lahir mati
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Bayi anemia
  • Ibu hamil meninggal

Pembuluh darah otak tersumbat menyebabkan :

  • Kejang-kejang
  • Kehilngan kesadaran
  • Pingsan sampai koma
  • Menjadi hilang ingatan
  • Meninggal bila segera diobati

 

Bagaimana Mencegah Malaria

Menghindari gigitan nyamuk

  • Tidur memakai kelambu anti nyamuk yang tahan 2 sampai 5 tahun, yang dapat dicuci sampai 20 kali.
  • Pakai obat anti nyamuk.
  • Pakai obat oles anti nyamuk.
  • Menjauhkan kandang ternak dari rumah
  • Jangan berada di luar rumah pada malam hari
  • Apabila keluar rumah sebaiknya memakai pakaian yang tertutub (menggunakan baju lengan panjang) atau memakai obat anti nyamuk oleh.

Pengobatan pencegahan

2 hari sebelum berangkat ke daerah malaria, minum obat doksisiklin 1x1 kapsul/hari sampai 2 minggu setelah keluar dari lokasi tersebut.

Membersihkan lingkungan

  • Membersihkan lingkungan
  • Menimbun genangan air
  • Membersihkan lumut
  • Mengalirkan air yang tergenang

Menebarkan ikan pemakan jentik

Menekan kepadatan nyamuk dengan menebarkan ikan pemakan jentik: kepala timah, nila merah, gupi, mujair, dll.

 

Keluarga besar UPT Puskesmas Oebobo Kota Kupang menggelar Natal Bersama 2018 dan syukuran Tahun Pelayanan 2019

Cegah Demam Berdarah, Ingat 3 M Plus

Jumat, 11 Januari 2019 05:37

Sebenarnya, Apa itu DBD? Bagaimana cara penularannya? Dan Bagaimana cara mencegahnya? Mari kita simak ulasan berikut.

Kelas ibu hamil di Puskesmas Oebobo

Kamis, 10 Januari 2019 03:34

Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas dan perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran (Depkes RI, 2009).

Peserta kelas ibu hamil sebaiknya ibu hamil pada umur kehamilan 20 s/d 32 minggu, karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat, tidak takut terjadi keguguran, efektif untuk melakukan senam hamil. Suami/keluarga ikut serta minimal 1 kali pertemuan sehingga dapat mengikuti berbagai materi yang penting, misalnya materi tentang persiapan persalinan atau materi yang lainnya (Depkes RI, 2009).

Kelas Ibu merupakan salah satu kegiatan penting dalam penerapan Buku KIA dimasyarakat sebagai upaya pembelajaran ibu, suaminya dan keluarga agar memahami Buku KIA melalui metode kegiatan belajar bersama dalam kelas yang di fasilitasi oleh petugas kesehatan untuk mempersiapkan ibu hamil menghadapi persalinan yang aman dan nyaman. Beberapa kegiatan seperti senam ibu hamil, latihan pernafasan pada persalinan dan cara menyusui bayi juga diberikan minat ibu-ibu hamil agar datang mengikuti Kelas Ibu Hamil tersebut (Depkes RI : 2009).

Kelas Ibu Hamil bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh, dan keluhan selama kehamilan,perawatan kehamilan,persalinan,perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat,penyakit menular dan akte kelahiran. Manfaat kelas ibu hamil bagi ibu hamil dan keluarganya: merupakan sarana untuk mendapatkan teman, bertanya, mampu mempraktekkan, serta membantu ibu dalam menghadapi persalinan dengan aman dan nyaman.
  2. Terjadinya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta (ibu hamil dengan ibu hamil) dan antar ibu hamil dengan petugas kesehatan/bidan tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, Perawatan Nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.
  3. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan.
  4. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang perawatan kehamilan.
  5. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang persalinan.
  6. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang perawatan nifas.
  7. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang KB pasca salin.
  8. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang perawatan bayi baru lahir.
  9. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang mitos/ keprcayaan/ adat istiadat setempat yang berkaitan dengan kesehatan ibu hamil dan anak.
  10. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang penyakit menular (IMS, informasi dasar HIV-AIDS dan pencegahan dan penanganan malaria pada ibu hamil)
  11. Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang akte kelahiran.

Setiap ibu hamil diwajibkan memiliki buku KIA, karena di buku ini terdapat beberapa informasi tentang kehamilan.Akan tetapi, tidak semua informasi penting termuat di buku KIA. Untuk itu, dibentuklah program Kelas Ibu Hamil.

Jadi, Mari….Ibu-ibu hamil, datanglah ke Puskesmas Oebobo untuk mengikuti Kelas Ibu Hamil yang dilaksanakan oleh Tenaga Bidan Profesional.

Salam Sehat.

Komputer dan Kesehatan Mata Anda

Senin, 01 Oktober 2018 04:26

Tahukah anda bahwa terlalu lama beraktivitas dengan komputer dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan?

Demi meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memelihara kesehatan diri dan lingkungan supaya terhindar dari penyakit diare, maka Puskesmas Oebobo melakukan kegiatan penyuluhan.

Hari ini, 1 Agustus 2018 Puskesmas Oebobo melaksanakan Imunisasi MR di sejumlah TK/PAUD di wilayah kerja Puskesmas Oebobo

Pemeriksaan TBC di Puskesmas Oebobo

Selasa, 31 Juli 2018 05:37

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Kuman bernama Mycrobacterium tuberculosis. Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dan bersifat menular.

Ayo ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan anak balita dan kesehatan ibu setiap bulan

 

 Semua makhluk hidup pasti membutuhkan air. Tanpa air, mereka mungkin tidak dapat bertahan hidup sampai sekarang. Salah satu manfaat air adalah untuk memuaskan dahaga. selain memuaskan dahaga, apa saja manfaat air tubuh bagi kesehatan tubuh kita?

Halaman 2 dari 3