Puskesmas Oebobo Kupang

Informasi Kesehatan

Mengenal Penyakit Cacing dan Gejalanya

Ditulis Oleh | Selasa, 11 Agustus 2020 02:26
Beri Rating
(1 Vote)
Waspada Cacingan Waspada Cacingan www.google.com

Anak kecil seringkali memasukkan benda asing yang baru mereka lihat ke dalam mulutnya, tak terkecuali tanah atau benda lain saat ia bermain. Padahal, tanah atau benda kotor yang masuk ke mulut bisa saja mengandung larva cacing penyebab cacingan. Nah, sebagai seorang Ibu, sudahkah Anda tahu bagaimana tanda jika si kecil terserang penyakit cacingan?

Penyakit cacingan atau ascariasis adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang—parasit yang menggunakan usus manusia sebagai inangnya. Telur atau larva cacing gelang berasal di permukaan tanah dan dapat berpindah ke tubuh si kecil jika setelah bermain atau beraktivitas di luar rumah, si kecil makan tanpa mencuci tangan dengan baik. Selain berpindah melalui tangan, Ibu juga perlu waspada: larva cacing juga dapat masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi sayuran atau buah-buahan yang tidak dicuci bersih.

 

Faktor pemicu penyakit cacingan

Askariasis atau penyakit cacingan lebih rentan menyerang seseorang dengan faktor risiko berikut:

  • Usia. Penyakit cacingan seringnya dialami anak berusia 10 tahun atau kurang. Anak-anak di kelompok usia ini rentan menderita penyakit cacingan karena mereka kerap bermain di tanah.
  • Daerah bersuhu hangat. Prevalensi penyakit cacingan cenderung lebih sering terjadi di negara-negara berkembang yang memiliki suhu hangat sepanjang tahun.
  • Daerah dengan sanitasi buruk. Penyakit cacingan berisiko tinggi dialami mereka yang tinggal di negara berkembang atau daerah dengan sanitasi buruk.

 

Apa gejala penyakit cacingan?

Anak yang terinfeksi cacing biasanya tidak merasakan tanda atau gejala yang spesifik. Meski begitu, beberapa mungkin dapat merasakan gejala ringan seperti rasa tidak nyaman di perut. Gejala yang dirasakan berbeda-beda, bergantung pada organ atau bagian tubuh yang terinfeksi cacing, yaitu:

  • Di paru-paru: batuk berkepanjangan, sesak napas, bersin-bersin
  • Di usus: nyeri di perut, mual, muntah, diare atau BAB berdarah

Gejala tersebut jika tidak ditangani dengan segera dapat memicu gejala lain yang lebih parah, seperti nyeri perut yang berat hingga kekurangan gizi (malnutrisi).

 

Jika Ibu khawatir si kecil mengidap infeksi cacing, bawalah anak ke dokter atau Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan.

sumber: www.combantrin.co.id

Dibaca 193 Kali Terakhir Diperbaharui Selasa, 11 Agustus 2020 02:37
Reni Tangmau

Staf Administrasi pada UPTD Puskesmas Oebobo

puskesmasoebobo@yahoo.com | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Puskesmas Oebobo, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Dengan Pemeriksaan IVA

Pemeriksaan kanker Serviks dengan metode IVA digunakan untuk Read More
Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Air Putih, Solusi Mudah dan Murah Menjaga Kesehatan

Semua makhluk hidup pasti membutuhkan air. Tanpa air, Read More
Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Jangan sepelekan diare

Jangan sepelekan diare

Mengenal Penyakit Diare Diare adalah sebuah penyakit di Read More
Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Puskesmas Oebobo Pelayanan Klinik Sanitasi 2018

Klinik sanitasi merupakan suatu upaya atau kegiatan yang Read More
Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Sukseskan Imunisasi MR di Kota Kupang

Dinas Kesehatan Kota Kupang menilai masyarakat Nusa Tenggara Read More
Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo Ramah Disabilitas

Puskesmas Oebobo menghadirkan pelayanan puskesmas yang ramah disabilitas Read More
Tak Kenal, Maka Tak Sayang,  Mengenal Imunisasi MR

Tak Kenal, Maka Tak Sayang, Mengenal Imunisasi MR

Moms, imunisasi anak itu wajib dilakukan untuk melindungi Read More
  • 1